Mecha’s Dreamlist

dreamlistKagak ada salahnya lebay dikit. Mumpung Mecha juga masih bete sama HPI, jadi lebayna keterusan. Oke, kali ini Mecha mau curhat tentang harapan Mecha dan target-target yang udah Mecha capai, sedang, maupun belum. Semoga dengan berbagi, Mecha jadi semakin bisa mensyukuri apa yang udah Mecha dapatkan.
Dulu, waktu hidup Mecha masih normal, mama masih hidup, masih tinggal berempat sama mama, papa dan adek tersayang, Mecha ga punya harapan yang muluk-muluk. Cuma kepengen bisa sekolah dengan benar, jadi juara satu dan bikin bangga mereka, terus kuliah di universitas yang bagus, kerja di kantor, pacaran sama teman kerja atau paling nggak orang kantoran, menikah dengannya, punya anak-anak yang akan Mecha besarkan dengan penuh cinta kasih dan mengulangi siklus kehidupan Mecha tadi pada anak Mecha kelak.
Tapi toh, rencana indah itu tidak bisa terwujud dengan semestinya. Begitu mama meninggal dunia, adek dirawat oma pihak mama, papa nikah lagi, punya dua anak dari istri yang baru. Sekarang gw tinggal sama nenek pihak papa dan Mecha ga puas dengan hidup Mecha yang sekarang.
Putus sekolah di tahun ke dua SMA, hidup hanya dengan mengabdi pada nenek Mecha yang ya ampun bisa dosa kalo Mecha omongin di sini. Hidup dengan setengah hati. Wajar aja karakter Mecha jadi rada sarap. Mecha ga punya gol yang spesifik buat hidup Mecha saat ini. Cuma kepingin punya banyak duit buat keluar dari rumah. Dan setidaknya mulai memilih untuk serius pada mimpi yang mana.
Ngomong-ngomong soal mimpi, Mecha ini sebenarnya cewe yang punya banyak mimpi dan cita-cita, dan dengan narsisnya ga malu untuk bilang bahwa dirinya sendiri itu multitalented di bidang seni. Tapi sekali lagi, dengan kekangan seperti yang sekarang dan dari dulu-dulu Mecha alami, benar-benar menciptakan sebuah batasan bagi Mecha untuk mengekspresikan diri.
Dan, inilah dreamlist yang Mecha susun sejak kelas 5 SD sampai sekarang:
* Singer:
Sejak kecil Mecha kan paling suka nyanyi, walaupun suara Mecha mirip kucing kejepit pintu sih… tapi untuk anak seusia Mecha saat itu, kalo udah bisa apal lagu satu kaset penuh, berarti udah pantes jadi penyanyi ga peduli suaranya ngebas atau kerokan. Nah, untuk mimpi yan satu ini Mecha udah capai ketika kelas 1 SMA pas nyanyi bareng anak band sekolah. Astajib, udah belajar dan latihan, eh kagak jadi manggung. Hwakakak, tapi paling nggak, pas latihan, Mecha ditonton banyak orang, apalagi, vokalisnya Mecha sendiri. Eh, eh, jangan salah, rasanya beda ga seperti kalo kita berkaraoke di tempat karaoke maupun di pesta-pesta loh !
* Penulis lagu:
Mecha itu punya satu-satunya alat musik yang bisa dimainkan dengan baik dan benar. Bukan gitar, bukan piano, bukan biola, tapi seruling recorder ! ya, seruling rekorder teman-teman… dan jangan salah, dengan seruling itu, Mecha bisa menemukan not-not dari ratusan lagu yang lagi populer saat itu dan juga menciptakan 22 lagu serta 14 ringtone hp monophonic yang dibuat dengan menu komposer. Mecha juga suka mengubah lirik lagu dari inggris ke indonesia, indonesia ke inggris, indonesia ke sarap indonesia, selain itu juga suka bereksperimen dengan aliran musik band-band yang lagi trend sekarang. Misalnya aja, genre lagu type-x digabung dengan peter pan, vagetoz dengan sheila, andra dengan yovie-nuno. Ini juga udah kecapai ketika ada band lokal yang menyanyikan lagu Mecha, oh… sweet…
* Penulis:
Mecha sadar sepenuhnya bahwa kemampuan utama Mecha itu ada pada bidang menulis. Jadi mecha ingin sekali menulis sebuah buku. Dan itu sedang dalam proses pencapaian. Sekarang Mecha udah mulai ngeblog sebagai langkan awal dari belajar menulis dan mengembangkan karakter tulisan, Mecha juga sedang menyusun buku craft dan buku cerita fiksi. Mecha prediksi, untuk buku craft akan segera dirilis versi e-booknya pada bulan juni nanti. Sedang untuk buku cerita fiksi, mungkin akhir tahun baru kelar. Doakan saja semoga meraih pencapaian yang dikehendaki.
* Pelukis:
Mecha suka menggambar. Manggunakan alat gambar apapun, menggambar apapun, tapi sayangnya skill Mecha masih di bawah standar. Ga ada yang setuju kalo Mecha ikutan kursus. Padahal biayanya ada. Mecha juga suka ngegambar komik, karikatur, doujin, tapi sekali lagi, apresiasi ada, biaya ada, tekad ada, dukungan ga ada. Dan Mecha belom pernah meraih pencapaian apapun selain rekor 14 karung sampah yang isinya lukisan Mecha yang dibakar dengan kejam.
* Crafter:
Mecha sejak kecil sangat suka berprakarya dan membuat kerajinan tangan. Di bidang ini Mecha sudah mencapai kepuasan karena telah berhasil menuai rupiah berulang kali dari hasil penjualannya. Craft yang Mecha geluti adalah, beads, felt dan clay.
* Akuntan:
Dulunya ingin kuliah dan bekerja di bidang akuntansi. Tapi walaupun bukan di kantor, di rumah, Mecha adalah akuntan nenek Mecha. Lumayanlah untuk sebuah pencapaian.
* Programer:
Setelah kenal intenet, keinginan Mecha untuk jadi akuntan langsung lenyap berganti dengan keinginan untuk menjadi programer yang merancang software dan program-program komputer. Saat ini sedang mengusahakan untuk belajar ke arah itu. Tapi kayaknya akan sulit mencapai pencapaian yang diinginkan.
* Website builder:
Mecha kerajingan banget bikin wapsite hingga bertebaran dimana-mana tanpa ada ssatupun yang nggak underconstruction. Begitu juga dengan blog. Bikin banyak, yang diurus Cuma satu. Gol Mecha di sini adalah apabila Mecha bisa menyelesaikan semua situs itu dengan semestinya.
* Hacker:
Mecha ga tau kanapa bisa punya impian yang ga jelas kayak gini. Mngkin keterusan dari dream-dream di atas yang berhubungan dengan komputer dan internet. Ini sudah tercapai juga sekitar 4 bulan lalu ketika Mecha menemukan tutorial membuat virus dari inet kemudian membuat virus yang diajarkan di situ lalu mengirimkannya kepada teman Mecha. Setelahnya Mecha langsung minta maap kok.
* Bussinessman:
Nenek Mecha buka usaha bumbu=bumbu dapur dan hasil bumi yang profitnya sangat bagus dan terus meningkat. Mecha banyak belajar dari beliau dan ingin punya toko sendiri nantinya, tapi target sesungguhnya mecha adalah punya bisnis offline dan online juga. Dan keduanya sedang dalam proses pencapaian.
Itulah dreamlist Mecha yang sengat Mecha harapkan dapat terwujud dengan baik dan semestinya. Sekarang plan hidup Mecha ke depan adalah, bekerja online dan offline untuk ngumpulin banyak uang, punya toko sendiri dan bekerja untuk diri sendiri, tidak menikah dan hidup single selamanya. Toh bokap punya banyak anak yang lebih bisa diandalkan untuk meneruskan keturunan. Sesungguhnya mereka kan ga butuh-butuh banget sama Mecha.

Yak, cukup berlebay nista rianya. Back to the sarap posting. Ngebaca ulang dreamlist di atas, oh, ternyata Mecha memang keren. No…. pasti makin banyak saingan nih… muakakakakak….

Regards,
Mecha_Handayani.
Blogger sarap paling keren
(hmmm… kedengarannya lumayan bagus…!)

5 Tanggapan

  1. Hihihih.. *sekrol-sekrol ke atas* neng, banyak juga yak list impian lu.. Bagus deh, seperti kata pepatah.. gantungkanlah mimpi mu setinggi langit.. Eh, tapi kalu diriku sih.. gantungkanlah mimpi setinggi bulan.. sekalipun enggak nyampe, paling tidak mendarat di atas bintang.. hehehw.. Kok jadi ngelantur yak.. Yuk mari..

  2. sedih bgt dengar ceritanya..jadi penegen nangis(hikss..hikss.hikss) kayak dipilem india…tapi endingnya pasti bahagia…keep smile..ok!!!!

    • jaelah, pak… napeh ini pada sedih ? gw hibur deh… *lempar petasan*
      thx buat kunjungannya yaph…

  3. *serius mode on*
    Wah, semakin gue kenal elu, semakin gue sadar kalo elu tuh emang keren. Malah gue merasa elu lebih kreatif dan lebih tahan banting ketimbang gue. Mungkin karena tantangan dalam idup lu lebih besar kali yak? Gue mesti banyak belajar tentang hidup dari elu, Cha.

    Wanna living single forever? Hmm.. that sounds cool. Sayang gue cowok, dan harapan agar melanjutkan keturunan saat besar di pundak gue. Lagian, gue emang kepingin punya anak kok. I love children.🙂

    Gue bantu doain semoga apa yang elu impikan bisa tercapai. Tar kalo udah nerbitin buku, jangan lupa promosi ke kita2 yak. (Ini mah kagak perlu diingatkan lagi)🙂

    • Joh, jan mellow gitu ah *tutup muka pake sapu tangan* napeh jadi serius yah ? udahlah,elu juga hebat kok, bisa merantau jauh dari keluarga, pasti berat, kalo gw pan masi sama nenek gw, *menggeleng pasrah* btw, lu bilang gw keren ? lu bilang gw keren ? jiyeeeee
      *nari india*

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: